Pihak Terkait Diminta Klarifikasi Penyebab Kematian Timotius Nuham

28 Juli 2020


Pegaf- Keluarga almarhum Timotius Nuham, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pegunungan Arfak, mendesak kepada pihak terkait agar segera mengklarifikasi penyebab kematian almarhum. Pasalnya, pemberitaan di sejumlah media massa membingungkan pihak keluarga. Ada yang menyatakan almarhum meninggal karena positif corona ada juga yang menyatakan almarhum meninggal karena penyakit bawaan.

"Keluarga almarhum Timotius Nuham Kepala Dinas Kesehatan Pegaf, datang ke saya di Hingk Kabupaten Pegunungan Arfak untuk mengklarifikasi pemberitaan di media massa terkait kematian almarhum. Keluarga desak saya untuk menyampaikan kepada pihak-pihak terkait agar segera mengklarifikasi penyebab kematian almarhum yang sebenarnya kepada keluarga. Selama ini dalam pemberitaan berbeda-beda. Pihak rumah sakit sampaikan lain, pihak yang satunya lagi sampaikan lain, akhirnya dari pihak keluarga bingung, berita yang benar yang mana terkait penyebab kematian almarhum," kata Bupati Pegunungan Arfak, Yosias Saroy.

Ia menjelaskan, akibat pemberitaan bawa almarhum meninggal karena positif corona, maka selama ini keluarga almarhum selalu dikucilkan ditengah-tengah masyarakat. Padahal dengan kemauannya sendiri Keluarga almarhum telah melakukan pemeriksaan tes swab dan hasilnya negatif. Untuk itu, jika pihak keluarga almarhum akan menuntut pihak Rumah Sakit dan Satgas Covid-19 Papua Barat maka itu hak mereka.

Dalam aksi pemalangan jalan di Warmare beberapa waktu lalu, keluarga almarhum menyampaikan pernyataan sikap berisi protes disertai tuntutan denda adat kepada sejumlah pihak yang disinyalir menyampaikan kabar bohong. Adapun tuntutan dalam pernyataan sikap yang disampaikan diantaranya, mencabut izin media yang memberitakan tentang kematian mendiang Timotius Nuham dikarenakan positif Corona dengan tuduhan pencemaran nama baik disertai tuntutan denda adat.(*)



Kembali