Dinkes Papua Barat Tugaskan 20 Tenaga Kesehatan pada 4 Peskesmas Pegaf

18 Februari 2020


ANGGI-Sebanyak 20 tenaga kesehatan program Papua Barat sehat telah tiba di Kabupaten Pegunungan Arfak. Mereka akan bertugas selama satu tahun (sampai bulan Desember 2020) di 4 Puskesmas di daerah tersebut. Yaitu Puskesmas Testega, Didohu, Catubow, dan Pustu plus Membey.  

Kedatangan 20 petugas kesehatan tersebut diterima langsung oleh staf ahli Bupati, Permenas Mandacan, di ruang rapat kantor bupati, Senin (17/2/2020). "Dari 103 tenaga kesehatan Papua Barata sehat, 20 diantaranya akan ditempatkan di 4 puskesmas di Pegaf. Masing-masing Puskesmas akan kebagian 5 petugas kesehatan, mereka akan bertugas selama satu tahun di daerah ini," kata  Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, dr. Nurmawati.

Bukan tanpa alasan tenaga kesehatan tersebut ditempatkan di 4 puskesmas itu. Seperti yang diketahui Distrik Testega, Catubow, Didohu, dan Membey adalah wilayah-wilayah terpencil di Kabupaten Pegaf. Diharapkan dengan kehadiran tenaga kesehatan di daerah terpencil dapat membantu  masyarakat setempat mendapatkan layanan kesehatan serta meningkatkan derajat kesehatan khususnya bagi mereka yang tinggal di 4 distrik tersebut. "Harapan kami program ini bisa berkesinambungan dan bisa diluaskan ke seluruh puskesmas di Pegaf.  Dinas Kesehatan Papua Barat hanya membackup saja, selanjutnya kewenangan berada di pemerintah daerah kabupaten Pegaf," kata dr. Nurmawati.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Bidang SDM pada Dinas Kesehatan Kabupaten Pegaf, Tabita Dowansiba, mengatakan, kehadiran 20 tenaga kesehatan di 4 Puskesmas itu memberikan kontribusi besar bagi pemerintah daerah. Pasalnya sampai saat ini jumlah tenaga kesehatan yang bertugas di daerah tersebut masih jauh dari kata cukup. "Khususnya di 4 Puskesmas itu, masih kekurangan tenaga kesehatan. Kehadiran tenaga kesehatan yangvdikontrak oleh pemerintah Papua Barat sehat sangat membantu kami," kata Tabita.

Ia pun mengharapkan, Papua Barat sehat dapat di programkan setiap tahun oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat. "Kalau tahun depan masih ada, mungkin 10 Puskesmas di Pegaf bisa mendapatkan tenaga kesehatan seperti yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan provinsi pada hari ini," ujarnya.(*)



Kembali